Dinas Pertanian Babel dan Bank Mandiri Tandatangani Kerjasama Kartu Tani Pupuk Bersubsidi

PANGKALPINANG—Penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani akan diatur setertib mungkin. Tertib penyaluran pupuk tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjamin ketersediaan dan kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani sesuai dengan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) pupuk bersubsidi yang mereka susun.

“Disitribusi pupuk selama ini agak timpang. Pupuknya banyak terserap tapi capaian luas tanam sedikit. Jadi kemana pupuk itu,” kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP usai penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Pj Area Head Pangkalpinang PT Bank Mandiri Saeful Hadi terkait Penebusan Pupuk Bersubsidi dengan Menggunakan Kartu Tani di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 di Hotel Santika Pangkalpinang, Selasa (10/3/2020).

Karena itu pemerintah akan mendorong para petani untuk memiliki kartu tani. Menurut Juaidi Kartu Tani merupakan upaya dan cara yang tepat untuk mengatur penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

“Maka ini (kartu tani-red) merupakan cara yang tepat bagi kami di pemerintah untuk mengatur distribusi pupuk itu,” ujar Juaidi.

Hal serupa dikatakan Kepala Seksi Pupuk, Pestisida dan Alsintan pada Bidang PSP dan Penyuluhan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Lasimin SP. Menurut Lasimin dengan menggunakan kartu tani maka distribusi pupuk besubsidi akan lebih tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

“Jadi pada kartu tani itu isinya kuota pupuk bersubsidi yang diambil dari e-RDKK. Data e-RDKK merupakan data yang diinput oleh masing-masing kabupaten dan kota melalui penyuluh di desa-desa. Jadi penyuluh mengidentifikasi petani, luas lahan dan kebutuhan pupuk,” kata Lasimin seraya menambahkan bahwa pembuatan kartu petani tanpa dikenakan biaya sepeserpun.

“Biaya pembuatan kartu tani gratis. Kartu dicetak oleh Bank Mandiri selaku pelaksana sesuai dengan MoU antara Kementerian Pertanian dengan Bank Mandiri pusat. Nanti di kabupaten dan kota juga akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama serupa antara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten dan Kota dengan Bank Mandiri di wilayah masing-masing,” kata Lasimin.*)

Sumber: 
BIDANG PSP DAN PENYULUHAN -DINAS PERTANIAN
Penulis: 
Han Arifin
Fotografer: 
Han Arifin
Editor: 
Han Arifin