Dinas Pertanian dan DPRD Babel Bahas Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan

PANGKALPINANG—Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang penyelenggaraan Peternakan Dan Kesehatan Hewan di Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (07/09/2020).

Rapat yang digelar dengan menerapkan protokol covid-19 tersebut dipimpin Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Aryanto dan beranggotakan sepuluh orang serta turut dihadiri Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erwin Krisnawinata STP MSi, Kepala Bidang Peternakan Ir Nurhayati beserta para kepala seksi, tenaga fungsional terkait peternakan dan kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta dari Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

”Rancangan peraturan ini sangat ditunggu karena akan menjadi payung hukum pelaksanaan peternakan dan kesehatan hewan di Bangka Belitung. Disadari bahwa Peternakan dan Kesehatan Hewan bukan hanya tuntutan akan Penyediaan Pangan Asal Hewan yang ASUH  saja tetapi juga dapat dijadikan agribisnis yang cukup menjanjikan sebagai salah satu motor pengerak ekonomi masyarakat,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ewin Krisnawinata STP Msi.

Menurut Erwin Potensi pengembangan peternakan baik secara kesesuaian alam maupun pasar. Ketersediaan bahan baku pakal lokal yang beragam, pemasaran dan sumberdaya manusia menjadi  nilai lebih untuk pengembangan sub sektor tersebut.

”Karena itu kita menyambut baik perda ini apalagi dalam mendukung pelaksanaan program Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sering kita sebut 3S, yaitu sawah, sapi dan sawit,” ujar Erwin.

Adapun yang menjadi pembahasan dalam Raperda ini adalah tentang Ketentuan Umum, Sistem Informasi serta Perencanaan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pengelolaan Peternakan meliputi pengelolaan sumber daya genetik hewan, pengelolaan benih dan bibit ternak dan pengelolaan pakan ternak. Selanjutnya kesehatan hewan meliputi penjaminan kesehatan hewan, pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Hewan, Obat Hewan. Sedangkan untuk kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan mencakup Otoritas Veteriner, Usaha Pencapaian Swasembada Hewan Ternak serta penguatan Pembiayaan.(Yet)

Sumber: 
DINAS PERTANIAN
Penulis: 
Gusva Yetti SPt MM
Fotografer: 
Gusva Yetti SPt MM
Editor: 
Han Arifin