Jelang Musrenbangtan, Ini Arahan Kepala Dinas Pertanian Babel

PANGKALPINANG—Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP memberikan sejumlah arahan saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) Tahun 2021 Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Senin (2/3/2020) pagi.

Salah satu yang ditekankan mantan Sekretaris Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu adalah tersedianya data CPCL (calon petani/calon lokasi) ketika nanti ada usulan kegiatan yang diajukan kabupaten dan kota. Menurut Juaidi, data CPCL sangat penting dilampirkan agar kegiatan yang diusulkan betul-betul tepat sasaran.

“Karena itu terkait dengan usulan harus dicermati. Kalau bisa sudah harus ada CPCL-nya. Paling tidak nanti sudah ada gambaran. Untuk tahun depan kalau memang memungkinkan sebelum CPCL itu dituangkan ke dalam DPA kita verifikasi lapangan sehingga nanti tidak banyak berubah jika sudah diverifikasi lapangan,” kata Juaidi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Selatan tersebut.

Sejumlah pejabat terkait lingkup Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hadir pada rapat yang digelar di ruang rapat utama Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu, diantaranya Sekretaris Dinas Pertanian Erwin Krisnawinata STP MSi, Kepala Bidang Perkebunan Haruldi SP MSi, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir Heri, Kepala Bidang Peternakan Ir Hj Nurhayati, Kepala Bidang PSP dan Penyuluhan Asdianto SP MT, Kepala UPTD Balai Benih Pertanian Drh Judnaidy, Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Ujang Djohan SP, Kepala UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Dr H Wahyudi Himawan SSi MT serta seluruh pejabat eselon empat lingkup Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Musrebang Pertanian rencananya akan digelar pada tanggal 10 hingga 11 Maret 2020 di Pangkalpinang. Berbagai persoalan yang terkait pertanian akan dibahas pada acara tersebut.

“Informasi gambaran umum nanti dari Bappeda dan juga kalau bisa dari Biro Perencanaan Kementerian Pertanian (akan diundang) biar nanti Kementan memberikan informasi terkait dengan kebijakan pembangunan pertanian Tahun 2021 khususnya untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Juaidi seraya meminta setiap subsektor yang terkait untuk menyasar indikator kinerja masing-masing.

“Nanti di masing-masng desk ada tema yang diangkat, misalnya desk tanaman pangan, kita menyasar produksi padi. Kemudian juga ada indikator renstra kita. Jadi kalau padi itu untuk RPJMD sedangkan renstra untuk komoditi-komoditi,” tandas Juaidi.*)

Sumber: 
SEKRETARIAT DINAS PERTANIAN
Penulis: 
Han Arifin
Fotografer: 
Istimewa
Editor: 
Han Arifin