Kelompok Peternak Sapi di Bangka Tengah Terima Bantuan UPPO dari Gubernur Erzaldi

BANGKA TENGAH-- Empat kelompok peternak dari sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Bangka Tengah menerima bantuan unit pengolah pupuk organik (UPPO) dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM. Paket bantuan bernilai ratusan juta rupiah yang bersumber dari dana APBN itu diserahkan Gubernur Erzaldi pada Kegiatan Temu Teknis Peternak Sapi yang diinisiasi Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Desa Lubuk Lingkuk Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (02/07/2021) hari ini.

Ikut serta mendampingi Gubernur Erzaldi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Asdianto SP MT dan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir Hj Nurhayati. Hadir pula pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangka Tengah Herry Erfian ST dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Tengah Sajidin SE MSi.

Jenis bantuan UPPO yang diserahkan Gubernur Erzaldi itu diantaranya meliputi pembangunan rumah kompos dan bak fermentasi, pembangunan kandang komunal, pengadaan ternak sapi sebanyak delapan ekor, pengadaan alat pengolah pupuk oragnik dan pengadaan alat angkut berupa kendaraan roda tiga. Kelompok peternak yang menerima bantuan tersebut adalah Kelompok Saling Gumilang Desa Lubuk Lingkuk Kecamatan Lubuk Besar, Kelompok Hidup Makmur Desa Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar, Kelompok Tunas Baru Kelurahan Sungai Selan dan Kelompok Air Bakung Jaya Desa Katis Kecamatan Simpang Katis.

Gubernur Erzaldi mengatakan alat pengolah pupuk organik yang diberikan kepada para peternak tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membantu peternak dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri dari kotoran sapi yang mereka pelihara.

"Jadi sebetulnya yang ada dalam pikiran kita itu bukan sapinya. Sapi itu bagian dari bonusnya tapi yang harus kita kejar itu nanti adalah bagaimana kita bisa memproduksi pupuk organik secara baik sesuai standar dan (pupuk organik) ini nanti akan menjadi suplai untuk kebutuhan Bangka Tengah dan syukur-syukur bisa mensuplai untuk (kebutuhan) di luar Bangka Tengah. Jadi sekali lagi jangan lihat sapinya tapi target kita adalah bagaimana mengelola kotoran sapi untuk (bisa) dijadikan sebagai kompos," kata Gubernur Erzaldi. 

Gubernur Erzaldi berharap bantuan uppo yang didistribusikan pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para peternak. Karena itu ia mengingatkan para peternak untuk menjaga dan menggunakan peralatan tersebut sesuai dengan fungsinya.

"Kendaraan roda tiga ini jangan digunakan untuk mengangkut sawit. Kendaraan roda tiga ini hanya untuk mengangkut pakan ternak ke kandang dan (mengangkut) pupuk organik yang sudah dikelola atau pun yang akan didistribusikan," katanya mengingatkan.

Erzaldi menambahkan bahwa pemerintah akan terus berupaya menambah populasi ternak ke depan. Hanya saja kelompok peternak yang ada sekarang diminta untuk menyiapkan segala pendukungnya sebaik mungkin agar rencana tersebut betul-betul dapat terealisasi.   

"Bangka Tengah ke depan akan dijadikan kawasan food estate (untuk peternakan). Kalian (peternak) silahkan susun rangkaian bersama-sama. Insya Allah nanti kalau sekarang 32 ekor sapi dari empat UPPO maka sekarang kita sedang siapkan seribu ekor sapi untu Bangka Tengah. Tapi kalau kalian tidak siapkan dengan baik (maka) nanti rencana ini tidak akan jadi," tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi Rusli SP MP mengatakan bantuan UPPO yang diserahkan kepada kelompok peternak tersebut didanai APBN dengan total bantuan 200 juta rupiah per kelompok.

"Uangnya langsung ditransfer ke rekening kelompok dan mereka sendiri yang belanja dan mengerjakannya sesuai dengan spesifikasi yang ada dalam petunjuk teknis yang telah dibuat oleh Kementerian Pertanian," kata Juaidi.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar