KPH Menduyung Rambat Dorong Masyarakat di Sekitar Kawasan Hutan Jadi Produsen Benih

PANGKALPINANG—Pimpinan beserta sejumlah staf UPTD Kesatuan Pengelolaan  Hutan (KPH) Rambat Menduyung Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambangi Kantor UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (16/2/2020) siang. Kedatangan rombongan yang dipimpin Kepala UPTD KPH Rambat Menduyung Tanaim SH bertujuan untuk mempelajari sistem perbenihan tanaman terutama yang terkait dengan Subsektor Hortikultura dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Kita akan mengembangkan model kemitraan dengan masyarakat di sekitar kawasan hutan terutama yang terkait dengan tanaman buah-buahan seperti durian. Contohnya saaat ini ada 130 batang tanaman durian milik masyarakat yang lokasinya berada dalam kawasan. Duriannya pun durian Namlung, durian asli Bangka Belitung yang telah menjadi durian unggul nasional saat ini. Kami ingin melakukan kemitraan dengan pemilik durian tersebut,” kata Tanaim ketika menyampaikan maksud kedatangannya di ruang kerja Kepala UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Karena itu Tanaim akan mendorong pemilik pohon durian untuk melengkapi sejumlah persyaratan yang diperlukan untuk mendapatkan legalitas sebagai produsen benih durian.

“Konsep kami adalah KTH atau kelompok tani dan hutan. Durian-durian tersebut diajukan untuk diregistrasi ke UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk dijadikan sebagai pohon induk nantinya,” ujar Tanaim seraya menambahkan bahwa pihaknya akan tetap dan terus membina produsen benih tersebut. 

“Oleh karena itu hari ini kami berkoordinasi dengan pihak UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mempelajari alur dan sistem pebenihan durian,” tambah Tanaim

Sementara itu Kepala UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr H Wahyudi Himawan SSi MT menyambut baik upaya yang dilakukan KPH Menduyung Rambat dalam rangka mengembangkan perbenihan tanaman yang melibatkan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Karena inti dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ke depan konsep seperti ini dapat menjadi kegiatan agrowisata,” kata Wahyudi.

Karena itu kata Wahyudi pihaknya akan segera melakukan penilaian terhadap kelayakan secara teknis jika permohonan sebagai produsen yang diajukan sudah diterima.

 “Yang terkait dengan legalitas produsen kami siap membantu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kami di UPTD PSMB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Jika permohonan sudah masuk maka kami nantinya akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian kelayakan secara teknis,” kata Wahyudi.*)

 

 

Sumber: 
UPTD PSMB - DINAS PERTANIAN
Penulis: 
Han Arifin
Fotografer: 
Yusup
Editor: 
Han Arifin