Mentan Syahrul Yasin Limpo Panen Padi Inpari 42 di Bangka Selatan

BANGKA SELATAN—Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Dr H Syahrul Yasin Limpo SH MH melakukan panen raya padi sawah di areal Persawahan Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (08/08/2020) sore. Padi yang dipanen mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu adalah Varietas Inpari 42 GSR.

Panen padi tersebut dilakukan Mentan dengan menggunakan alat panen combine. Didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Anang Syarif Hidayat dan Komandan Korem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Mateus Jangkung Widyanto, Mentan Dr H Syahrul Yasin Limpo SH MH  tampak piawai mengoperasikan alsintan tersebut.

Dalam sambutannya Mentan Syahrul Yasin Limpo menyemangati para petani Desa Rias untuk terus melakukan usaha tani padi sawah secara optimal agar nantinya mendapatkan hasil panen yang maksimal.   

“Orang di Bangka Beltung dan orang di Bangka Selatan serta Orang di Indonesia besok harus bisa lebih baik dan cara untuk bisa lebih baik adalah menghadirkan pertanian yang makin maju, makin mandiri dan makin modern,” kata Mentan.

Ikut serta mendampingi Mentan, Dirjen Tanaman Pangan Dr Ir Suwandi MSc, Dirjen Hortikultura Dr Ir Prihasto Setyanto MSc, Dirjen Perkebunan Dr Ir Kasdi Subagyono MSc, Dirjen Prasarana Pertanian Dr Sarwo Edhy SP MM dan Kepala Badan Karantina Pertanian Ir Ali Jamil MS PhD.

Selain itu hadir pula Bupati Bangka Selatan Dr Ir Drs H Justiar Noer MSi MM BAE, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Juaidi SP MP, Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Ahmad Damiri, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan Drh Suhadi, Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura pada Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Heri MAP, Kepala Bidang Perkebunan Haruldi SP MSi, Kepala Bidang PSP dan Penyuluhan Asdianto SP MT, Kepala UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih Dr H Wahyudi Himawan SSi MT, Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Ujang SP dan Kepala UPTD Balai Benih Pertanian Drh Judnaidy.

Karena itu Mentan mengajak para petani untuk meningkatkan hasil produksi padi melalui berbagai cara terutama melalui pemanfaatan teknologi yang modern.  

 “Saya jamin hasil produksi yang kita panen ini tidak lebih dari 5 ton. Karena itu tugas kita adalah menaikkan hasil produksi tersebut di atas tujuh ton,” ujar Mentan seraya meminta petani untuk tidak menjual hasil panen dalam bantuk gabah.

“Di ujung lima ribu sampai sepuluh ribu (hektar) harus ada penggilingan yang bagus. Jangan penggilingan ecek-ecek sehingga petani tidak jual gabah lagi. Tapi harus jual beras. Kalau kita jual beras biasa paling cuma sembilan ribu (rupiah per kilogram). Tapi kalau kita buat lebih baik dan dirancang dengan baik tidak ada yang dibawah 14 ribu rupiah per kilo,” tambah Mentan.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman SE MM mengatakan bahwa produksi padi dalam daerah hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat Negeri Serumpun Sebalai.

“Kebutuhan beras daerah kita sendiri masih kurang dan masih sering kirim dari luar dan ini ternyata ini sudah menjadi kebijakan Pak Menteri Pertanian sehingga apa yang kita inginkan (terkait dengan) surplus beras Insya Allah akan dijawab beliau nanti dan ini sangat luar biasa,” kata Erzaldi seraya menambahkan bahwa kemampuan petani Desa Rias dalam mengolah lahan usaha tani terus meningkat.

“Sudah sekian lama pertanian di Desa Rias Kabupaten Bangka Selatan ini menjadi lumbung pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tentunya dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun kami terus tanpa lelah berproses dan berproses, belajar sekaligus praktek. Sekarang Alhamdulillah kemampuan petani kita terus meningkat,” tambah Erzaldi.

Hal serupa disampaikan Bupati Bangka Selatan Dr Ir Drs H Justiar Noer MSi MM BAE. Menurut Justiar Desa Rias memang sejak lama menjadi andalan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam penyediaan kebutuhan pangan terutama beras.

“Setelah Bangka Belitung menjadi sebuah provinsi maka Desa Rias menjadi andalannya provinsi dan daerah kita Bangka Selatan ini memiliki hampir 30 ribu hektar yang bisa dimanfaatkan untuk menanam padi,” kata Justiar.*)

Sumber: 
DINAS PERTANIAN
Penulis: 
Han Arifin
Fotografer: 
Han Arifin
Editor: 
Han Arifin