PELAKSANAAN KEGIATAN GERAKAN PENGENDALIAN OPT PADI TAHUN 2017 DI KABUPATEN BANGKA SELATAN

Balai Proteksi Tanaman sebagai Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam pengendalian serangan hama dan penyakit tanaman/organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dan antisipasi dampak perubahan iklim (DPI). Dalam rangka pelaksanaan tupoksi tersebut, maka sesuai dengan program kerja kegiatan perlindungan tanaman pangan TA 2017 untuk pengamanan produksi dari serangan/gangguan OPT khususnya pada tanaman padi terutama pada daerah sentra produksi beras antara lain dilaksanakan di Kabupaten Bangka Selatan sebagaimana rekomendasi dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, telah dilaksanakan dua kali Gerakan Pengendalian OPT Padi yaitu yang pertama bersama Kelompok Tani Sri Rahayu dan yang kedua bersama Kelompok Tani Harapan Baru, yang mana keduanya berlokasi di  Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Pelaksanaan Gerakan Pengendalian OPT Padi yang pertama di Kelompok Tani Sri Rahayu dilaksanakan pada hari Jum’at, 21 Juli 2017 pukul 08.00 WIB, yang dibuka langsung oleh Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Bapak Drs. H. Indra T. Puspawijaya didampingi Kasi Pelayanan Teknis Lasimin, SP dan perwakilan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan yaitu Kabid Tanaman Pangan Patoni, SP. Metode Pengendalian dilakukan dengan penyemprotan serentak dengan bahan pengendalian berupa pestisida jenis fungisida hal ini berdasarkan laporan pengamatan OPT oleh Petugas POPT-PHP Wilayah Pengamatan Kecamatan Toboali  berkaitan dengan adanya serangan OPT blas dan hawar daun bakteri seluas 25 hektar dengan kategori ringan yang menyerang tanaman padi umur 75-80 HST.

Sedangkan Gerakan Pengendalian OPT Padi yang kedua di Kelompok Tani Harapan Baru dilaksanakan pada hari Selasa, 1 Agustus 2017 pukul 08.00 WIB yang juga yang dibuka langsung oleh Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Bapak Drs. H. Indra T. Puspawijaya didampingi Kasi Pelayanan Teknis Lasimin, SP dan perwakilan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan yaitu Kabid Tanaman Pangan Patoni, SP. Metode Pengendalian dilakukan dengan penyemprotan serentak dengan bahan pengendalian berupa pestisida jenis fungisida hal ini berdasarkan laporan pengamatan OPT oleh Petugas POPT-PHP Wilayah Pengamatan Kecamatan Toboali  berkaitan dengan adanya serangan OPT blas seluas 42 hektar dengan kategori ringan yang menyerang tanaman padi umur 40 HST.

Diharapkan dengan dilaksanakannya Gerakan Pengendalian OPT Padi di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan dapat memberikan dukungan perlindungan tanaman khusus tanaman pangan dalam rangka pengamanan produksi tanaman pangan dari gangguan/serangan OPT sebagai pelaksanaan dari tugas pokok dan fungsi UPTD Balai Proteksi Tanaman. Selain itu untuk membantu petani dalam memasyarakatkan sistem pengendalian hama terpadu (PHT) dan penguatan kelembagaan perlindungan tanaman di tingkat petani sehingga menjadi lebih berdaya serta mandiri.

 

Sumber: 
Balai Proteksi Tanaman
Penulis: 
Balai Proteksi Tanaman