Kejar LTT, Kepala Dinas Pertanian Babel Semangati Petani Sawah Pulau Besar

BANGKA SELATAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Edi Romdhoni SP MM menemui para petani padi sawah di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (18/01/2023).

Kehadiran Edi yang juga didampingi Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Babel Dr Agus Wahyana Anggara SSi MSi serta Plt Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Shinta Rulyantie SP MSi itu dalam rangka mendorong petani untuk meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi sawah pada tahun ini.

“Kita (Babel-red) tahun 2022 ini kan (LTT) menurun dibandingkan tahun 2021 yang lalu. Itu kan tahun 2021 dulu laporannya kita kisaran di angka lima belas ribu hektar panen, lalu untuk tahun 2022 ini (hanya) sepuluh ribuan sekian (hektar) luas panen,” kata Edi kepada distan,babelprov.go,id, Sabtu (21/01/2023)

Karena itu menurut Edi para petani pemilik dan penggarap lahan sawah mesti disemangati. Apalagi jumlah lahan yang belum dikelola petani masih sangat luas sehingga diperlukan koordinasi semua stakeholders terkait.

“Para petani kita khususnya di Batu Betumpang yang memang luasan lahan yang masih sangat yang potensial itu belum banyak yang terkelola. Belum banyak. Karena itulah tujuan kita ke sana itu untuk berikan semangat dan support kembali,” ujarnya.

Edi mengaku ada semangat baru yang kembali muncul dari petani di Kecamatan Pulau Besar untuk menggarap sawah setelah ia datangi. Bahkan kaum muda di tempat itu berjanji akan ikut serta mengelola lahan sawah yang belum tergarap agar dapat ditanami padi pada musim ini.

“Alhamdulillah sudah ketemu dengan beberapa gapoktan dan poktan serta anak-anak muda petani milenial yang akan mencari terobosan baru untuk bagaimana nanti mengelola lahan-lahan sawah yang terlantar yang sudah dibangun sudah dicetak oleh pemerintah,” jelasnya seraya menambahkan aparat desa setempat juga ikut dikerahkan untuk menggarap sawah.

“Para perangkat desa diwajibkan menanam per hektarnya itu oleh 4 orang. Kalau personil Desa Batu Betumpang itu ada 20 orang, otomatiskan itu sudah dapat 5 hektar. Lumayan,” tandasnya.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar