OPT Terkendali, Petani Jagung Sumber Jaya Permai Berharap Hasil Panen Maksimal

BANGKA SELATAN – Petani jagung Desa Sumber Jaya Permai Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan berharap jagung seluas 71 hektar yang mereka tanam dapat hasil panen maksimal. Mereka optimis produksi tanaman jagung yang dipanen kelak di atas rata-rata mengingat persentase serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang mengganggu tanaman jagung di desa itu sangat kecil.

"Karena itu kami berterima kasih kepada UPTD Balai Proteksi Tanaman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  melalui kepala balainya yang turun langsung bersama dengan POPT mengamati serangan OPT di lapangan (Hari Kamis) kemarin," kata Penyuluh Pertanian Desa Sumber Jaya Permai Suhar SP dalam keterangannya kepada distan.babelprov.go.id, Jumat (12/11/2021) hari ini.

Dijelaskan Suhar total lahan tanaman jagung yang ditanam petani di Desa Sumber Jaya Permai seluas 71 hektar. Lokasi tanam tersebut tersebar pada beberapa lahan petani dan sepertiga hektar diantaranya dalam tahap olah tanah.

"Yang masih dalam tahap olah tanah seluas 28 hektar dari bantuan PATB (Perluasan Areal Tanaman Baru). Sedangkan tiga hektarnya lagi demplot BPTP Kepulauan Bangka Belitung dan 40 hektar sisanya juga bantuan APBN," jelas sarjana pertanian lulusan Universitas Bangka Belitung itu.

Suhar berharap pendampingan terhadap pengendalian OPT di Desa Sumber Jaya Permai terus berlanjut. Selain itu ia juga minta petani setempat diberikan bimbingan teknis (bimtek) terkait pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan.

"Harapan kami dalam waktu dekat kami minta petani kami diadakan bimtek atau sekolah lapang terkait pengendalian hama terpadu yang mengedepankan konsep ramah lingkungan," ujar Suhar seraya menambahkan petani Desa Sumber Jaya Permai sangat antusias untuk menanam jagung.

"Karena itu besar harapan kami ada bantuan bahan pengendali OPT yang ramah lingkungan karena sekarang petani kami lagi semangat-semangatnya menanam jagung," tandas Suhar.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Dokumentasi
Editor: 
Hairil Anwar