Peternak Desa Pusuk Belajar Buat Pupuk Organik dari Kotoran Sapi

BANGKA BARAT – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Pupuk Organik bagi peternak di Desa Pusuk Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat, Kamis (18/11/2021) hari ini. Bimtek yang diikuti tiga puluh peternak sapi dari Kelompok Ternak Balai Karya Desa Pusuk tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan peternak mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik.

"Sehingga Bimtek ini dapat memberikan nilai tambah bagi (pendapatan) peternak sapi dalam pengelolaan pupuk organik dari kotoran ternak," kata Koordinator Fungsional Pengawas Bibit Ternak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dody Novianto SPt MM kepada distan.babelprov.go.id  hari ini.

Menurut Dody pupuk organik memiliki banyak manfaat. Selain berperan penting dalam merawat dan menjaga tingkat kesuburan tanah yang sudah berlebih pupuk kimia, pupuk organik juga sangat membantu mencegah terjadinya erosi lapisan atas tanah yang merupakan lapisan mengandung banyak hara.

"(Apalagi) Bangka Belitung merupakan daerah marginal sangat memerlukan pupuk organik untuk mendukung pertanian. Pola integrasi pertanian dan ternak sangat diperlukan selain harga pupuk yang mahal juga dapat meningkatkan minat petani dalam beternak karena jika mengandalkan panen sapi akan lama," ujar Dody. 

Karena itu Dody mengajak para peternak untuk memanfaatkan sisa kotoran sapi sebagai bahan pupuk organik. Ia menuturkan tak ada efek samping sama sekali bagi tanaman yang menggunakan kotoran sapi sebagai pupuk tanaman. 

"Justru sangat disarankan karena kotoran sapi bebas dari zat-zat kimia yang dapat merusak lingkungan," tutur Dody seraya menambahkan pada kegiatan Bimtek tersebut peternak juga diajarkan cara pembuatan pupuk organik dari limbah padat kotoran ternak dan limbah cair urean.

"Setelah Desa Pusuk kegiatan ini juga akan dilakukan di Kelompok Tani Tunas Maju II Desa Baskara Bakti Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah pada tanggal 23 nov 2021," tandasnya.

Selain Dody Novianto, materi Bimtek juga disampaikan narasumber dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Bangka Belitung Dr Suyatno SPt MSi. Materi yang disampaikan Suyatno adalah Teknik Pengelolaan Pupuk Organik. Narasumber berikutnya yang menyampaikan materi adalah Suwanto, peternak dari Kelompok Balai Karya Desa Pusuk yang membahas masalah dan kendala pelaku usaha dalam pengelolaan pupuk organik.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Dokumentasi
Editor: 
Hairil Anwar