Sapi Sakit di Babel Mulai Melandai, Besok Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban dalam Suasana PMK

PANGKALPINANG – Sapi sakit akibat terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menurun.

Data Posko Terpadu Penanganan PMK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan hingga Selasa (21/06/2022) jumlah sapi yang sakit tersisa sebanyak 218 ekor.

“Sudah mulai melandai,” kata Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ir Kemas Arfani Rahman saat rapat kerja dengan Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (21/06/2022).

Kemas yang hadir mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Edi Romdhoni SP MM dalam raker tersebut menuturkan bahwa PMK tidak membahayakan manusia. Namun demikian mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka dan Bangka Barat itu menghimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Memang tidak membahayakan manusia tapi membahayakan hewan ternak. Perhatian kami sekarang focus ke situ,” tuturnya.

Terkait dengan pemotongan hewan kurban dalam rangka Idul Adha nanti menurut Kemas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melaksanakan Webinar Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban dalam Suasana PMK, Kamis (23/06/2022) besok. Sosialisasi tersebut akan digelar secara online menggunakan aplikasi zoom dengan Meeting ID: 87606915241 dan Passcode: SOSPMK.  

“Kita akan mengundang seluruh pengurus masjid se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka mensosialisasikan penyembelihan hewan kurban era PMK,” tandas Kemas.*)

Sumber: 
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Hairil Anwar
Fotografer: 
Hairil Anwar
Editor: 
Hairil Anwar